BerandaKabar SumutSimalungunMobil Terbakar di Tol Sinaksak, Polisi Ungkap Styrofoam Jadi Pemicu Api

Mobil Terbakar di Tol Sinaksak, Polisi Ungkap Styrofoam Jadi Pemicu Api

Satu unit minibus Suzuki Carry ludes dilalap api di Tol Sinaksak KM 2,4 akibat styrofoam pelindung freezer tersulut panas mesin.

- Advertisement -

Arus lalu lintas di jalur keluar Tol Sinaksak sempat mengalami gangguan hebat pada Sabtu siang (9/5/2026). Sebuah insiden mengerikan terjadi ketika satu unit minibus Suzuki Carry dengan pelat nomor BK 8745 GT ludes dilalap si jago merah di Jalur A KM 2,4.

Asap hitam pekat yang membumbung tinggi dari bahu jalan tol tak pelak menyedot perhatian dan mengganggu jarak pandang para pengguna jalan lainnya. Beruntung, tragedi ini tidak sampai memakan korban jiwa berkat kesigapan sang pengemudi.

Kronologi Petaka: Berawal dari Bau Sangit

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dari jajaran Polsek Dolok Batu Nanggar Polres Simalungun, mobil nahas tersebut dikemudikan oleh Nanda bersama dua rekannya.

Mereka tengah melakukan perjalanan lintas daerah dari Bandar Khalipah menuju Kota Pematangsiantar dengan membawa muatan berupa satu unit freezer.

Di tengah perjalanan melintasi tol, para penumpang mulai mencium bau sangit layaknya benda terbakar dari bagian belakang kendaraan.

Setelah diperiksa, material styrofoam (polistirena) yang digunakan sebagai pelindung freezer ternyata sudah tersulut api.

Menyadari bahaya yang mengancam, Nanda langsung mengambil keputusan krusial dengan menepikan kendaraannya ke bahu jalan. Seluruh penumpang segera berhamburan keluar sebelum api membesar.

“Pengemudi mengambil langkah cepat dengan menghentikan kendaraan dan keluar dari mobil. Itu yang membuat tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tegas Kapolsek Dolok Batu Nanggar, AKP Gunawan Sembiring, Minggu (10/5/2026).

- Advertisement -

Hitungan Menit, Mobil Ludes Menjadi Rangka

Karakteristik styrofoam yang sangat ringan dan mudah terbakar membuat kobaran api membesar dalam hitungan detik.

Ditambah dengan hembusan angin jalan tol, api dengan cepat merembet dan melalap habis seluruh bagian kabin hingga bak kendaraan.

Petugas kepolisian bersama pihak pengelola jalan tol sempat melakukan pemadaman darurat menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sambil menutup sementara jalur keluar demi keselamatan.

Api baru benar-benar bisa dijinakkan sekitar pukul 14.30 WIB setelah satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Simalungun diterjunkan ke lokasi.

Panas Mesin Jadi Tersangka Utama

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pihak kepolisian menduga kuat bahwa titik awal api bersumber dari styrofoam pelindung freezer yang diletakkan terlalu dekat dengan area bersuhu tinggi.

“Dugaan sementara, sumber api berasal dari styrofoam pelindung freezer yang kemungkinan terkena panas mesin kendaraan. Namun penyebab pasti masih kami dalami,” tutur Gunawan Sembiring.

Akibat insiden ini, kerugian material diperkirakan cukup fantastis. Selain mobil Suzuki Carry yang hangus menyisakan kerangka, satu unit freezer, telepon genggam, serta sejumlah dokumen penting yang tertinggal di dalam kabin ikut musnah menjadi abu.

Opini & Imbauan: Safety Hazard Kendaraan Muatan

Sebagai catatan, kasus terbakarnya kendaraan niaga atau minibus bermuatan sering kali dipicu oleh kelalaian dalam menempatkan barang.

Kendaraan bermesin bawah (seperti Carry) memiliki paparan panas (heat dissipation) yang tinggi pada area dek atas mesin.

Menaruh material yang mudah memicu api (flammable) seperti kardus, plastik, atau styrofoam di area tersebut tanpa alas penahan panas adalah tindakan yang sangat fatal.

- Advertisement -

Polisi kembali mengingatkan masyarakat agar lebih cermat memperhatikan kelayakan jalan dan keamanan barang bawaan agar insiden serupa tak kembali menghantui jalan tol Sumatera.

- Advertisement -

Artikel Terkait :

Artikel Terkait :

- Advertisment -

Trending

Sponsor

#Taggar Trending

- Advertisment -