BerandaKabar SumutMedanGeger, Warga Medan Labuhan Temukan Potongan Kaki Manusia di Sei Deli

Geger, Warga Medan Labuhan Temukan Potongan Kaki Manusia di Sei Deli

Warga Medan Labuhan digegerkan oleh penemuan potongan kaki manusia dewasa di dalam kantong plastik kuning yang tersangkut tumpukan sampah di bawah Jembatan Sei Deli.

- Advertisement -

Suasana tenang di kawasan Kecamatan Medan Labuhan mendadak berubah menjadi kepanikan massal yang mencekam.

Warga setempat digegerkan oleh sebuah penemuan mengerikan berupa potongan kaki manusia yang dibungkus rapat dalam sebuah kantong plastik berwarna kuning.

Peristiwa horor tersebut terjadi tepat di bawah Jembatan Sei Deli, sebuah akses vital yang menghubungkan Kelurahan Pekan Labuhan dengan Kelurahan Labuhan Deli, pada Kamis (14/5/2026).

Temuan ini tak pelak memicu kerumunan warga yang penasaran sekaligus ngeri dengan teka-teki di balik bungkusan misterius tersebut.

Bermula dari Rembesan Darah di Tumpukan Sampah

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kronologi penemuan mengerikan ini bermula dari ketidaksengajaan.

Pagi itu, seorang warga setempat tengah turun ke area bantaran di bawah jembatan untuk suatu keperluan. Di tengah tumpukan sampah yang biasa tersangkut di pilar jembatan, pandangan saksi mata tertuju pada sebuah bungkusan plastik kuning yang terlihat mencolok.

Kecurigaan saksi memuncak ketika ia mendekati bungkusan tersebut dan menyadari adanya cairan merah pekat menyerupai darah yang terus merembes keluar dari celah plastik, disertai aroma anyir yang menyengat.

- Advertisement -

Terdorong oleh rasa penasaran bercampur curiga, saksi memberanikan diri untuk membuka ikatan plastik tersebut.

Betapa terkejut dan histerisnya warga tersebut ketika mendapati bahwa isi di balik plastik kuning itu bukanlah bangkai hewan, melainkan sebuah potongan kaki manusia yang telah terpisah dari tubuhnya.

Penemuan ini sontak membuat geger warga sekitar yang langsung berhamburan ke lokasi kejadian dan segera melaporkan insiden tersebut ke markas kepolisian terdekat.

Evakuasi Forensik dan Olah TKP

Merespons laporan yang mengagetkan publik tersebut, personel dari Polsek Medan Labuhan bergerak cepat meluncur ke lokasi kejadian untuk mengamankan area.

Petugas langsung memasang garis polisi (police line) guna mencegah warga mendekat dan merusak potensi barang bukti di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Setelah dilakukan pemeriksaan awal oleh petugas, dipastikan bahwa temuan tersebut memang benar merupakan satu bagian potongan kaki manusia dewasa.

Guna penyelidikan lebih mendalam, Tim Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) dari Polres Pelabuhan Belawan diterjunkan langsung ke lokasi.

Dengan mengenakan perlengkapan forensik lengkap, tim Inafis melakukan olah TKP secara teliti, menyisir area sekitar bantaran sungai untuk mencari petunjuk tambahan atau kemungkinan adanya potongan tubuh lain yang disembunyikan.

Potongan kaki tersebut kemudian dievakuasi secara hati-hati ke dalam kantong jenazah dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani proses autopsi dan identifikasi medis.

Misteri Asal-Usul dan Penyelidikan Lanjutan

Hingga saat ini, teka-teki mengenai siapa pemilik potongan kaki tersebut dan apa motif di balik kejadian ini masih diselimuti kabut misteri.

- Advertisement -

Apakah ini merupakan korban dari tindak pidana pembunuhan sadis dengan mutilasi, atau adakah faktor kecelakaan lain yang belum terungkap?

Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Hamzar Noor, saat dikonfirmasi oleh awak media di lokasi kejadian, membenarkan adanya temuan yang meresahkan masyarakat tersebut. Pihaknya menegaskan bahwa kepolisian tengah bekerja keras untuk mengungkap tabir misteri ini.

“Polisi masih menyelidiki asal-usul potongan kaki manusia itu serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi,” tegas Iptu Hamzar Noor.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kota Medan dan sekitarnya yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam beberapa hari terakhir untuk segera melapor ke pihak berwajib guna mempermudah proses pencocokan data DNA dan identifikasi korban. Kasus ini kini berada dalam penanganan serius jajaran Polres Pelabuhan Belawan.

- Advertisement -

Artikel Terkait :

Artikel Terkait :

- Advertisment -

Trending

Sponsor

#Taggar Trending

- Advertisment -