Semangat pelestarian budaya lokal kembali digaungkan di Kota Tebing Tinggi. Panitia Dies Natalis ke-48 HIMAPSI (Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun) Tahun 2026 menggelar rangkaian kegiatan budaya berupa talkshow, lomba Tari Tor Tor Sombah Simalungun, hingga fashion show budaya yang berlangsung selama dua hari, 8–9 Mei 2026, di Gedung Hj Sawiyah Nasution.
Kegiatan tersebut melibatkan pelajar tingkat SMA/sederajat se-Kota Tebing Tinggi dan menjadi salah satu upaya memperkenalkan kembali identitas budaya Simalungun kepada generasi muda di tengah arus modernisasi.

Wali Kota Tebing Tinggi melalui Kepala Dinas Pendidikan, Muhammad Denni Saragih, SE, menyampaikan apresiasi atas konsistensi HIMAPSI dalam menghadirkan kegiatan berbasis budaya daerah.
Menurutnya, event seperti ini memiliki nilai penting dalam menjaga warisan tradisi agar tidak perlahan hilang dari kehidupan generasi muda.
“Even budaya seperti ini sangat baik, terlebih dalam menjaga pelestarian budaya, khususnya budaya Simalungun. Saya berharap HIMAPSI terus konsisten membuat even-even seperti ini,” ujarnya saat membuka kegiatan, Jumat (8/5/2026).

Ketua Panitia Dies Natalis HIMAPSI 2026, Alexsander Garingging, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga ruang edukasi budaya bagi pelajar dan pemuda Simalungun.
Ia berharap generasi muda mampu mempertahankan nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur dan tidak kehilangan identitas di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat.
Sementara itu, suasana talkshow semakin menarik ketika Prof. Dr. Hisarma Saragih, M.Hum membawakan materi tentang perjuangan Tuan Rondahaim Saragih sebagai tokoh perlawanan terhadap kolonialisme Belanda di Sumatera Timur pada periode 1876–1891.
Dalam pemaparannya, Hisarma Saragih juga menjelaskan sejarah Kerajaan Raya yang pernah berdiri di wilayah Simalungun sejak 1400 hingga 1945.
Kerajaan tersebut dikenal sebagai salah satu pusat pemerintahan masyarakat Simalungun dengan Pematang Raya sebagai ibu kota kerajaan.

Rangkaian kegiatan Dies Natalis HIMAPSI turut dihadiri jajaran DPP HIMAPSI serta sejumlah tokoh masyarakat Simalungun yang ikut memberikan dukungan terhadap upaya pelestarian budaya daerah di Kota Tebing Tinggi.




