BerandaKabar SumutTebing TinggiWali Kota Tebing Tinggi Tekankan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Generasi Muda di...

Wali Kota Tebing Tinggi Tekankan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Generasi Muda di Harkitnas 2026

Wali Kota Tebing Tinggi ajak masyarakat perkuat kedaulatan digital dan lindungi generasi muda saat Harkitnas ke-118.

- Advertisement -

Suasana halaman Balai Kota Tebing Tinggi pada Selasa pagi terasa berbeda dari biasanya.

Bendera Merah Putih berkibar perlahan di tengah barisan aparatur sipil negara, unsur Forkopimda, hingga jajaran OPD yang berdiri khidmat memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118.

Namun di balik upacara seremonial itu, terselip pesan yang jauh lebih besar: Indonesia sedang menghadapi medan perjuangan baru bernama era digital.

Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menegaskan bahwa semangat kebangkitan nasional hari ini tidak lagi hanya berbicara tentang perjuangan fisik atau sejarah masa lalu.

Kini, tantangannya adalah menjaga identitas bangsa di tengah derasnya arus informasi dan teknologi global.

Dalam amanat tertulis Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Viada Hafid, yang dibacakannya, Wali Kota menyoroti pentingnya menjaga kedaulatan digital sekaligus melindungi generasi muda sebagai fondasi masa depan Indonesia.

Tema Harkitnas tahun ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, menjadi penegasan bahwa anak muda bukan hanya penerus bangsa, tetapi juga benteng utama menghadapi tantangan zaman.

- Advertisement -

“Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi menjadi momentum untuk membangun semangat persatuan, menjaga generasi muda, serta memperkuat kemandirian bangsa dalam menghadapi tantangan era digital,” ujar Wali Kota.

Pesan itu terasa relevan dengan kondisi saat ini, ketika ruang digital bukan lagi sekadar tempat hiburan, tetapi juga arena perebutan pengaruh, informasi, hingga pembentukan karakter generasi muda.

Karena itu, pemerintah pusat mulai memperkuat berbagai langkah strategis, termasuk melalui penerapan PP TUNAS yang bertujuan menciptakan ruang digital lebih aman bagi anak-anak sesuai usia tumbuh kembang mereka.

Tak hanya soal digitalisasi, pemerintah juga menyoroti pembangunan sumber daya manusia melalui program-program nasional seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, hingga penguatan ekonomi berbasis masyarakat lewat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Bagi Pemerintah Kota Tebing Tinggi, semangat kebangkitan nasional hari ini harus diterjemahkan dalam bentuk nyata: pendidikan yang kuat, literasi digital yang sehat, serta masyarakat yang mampu bersaing tanpa kehilangan identitas kebangsaan.

Momentum Harkitnas ke-118 ini pun menjadi pengingat bahwa perjuangan generasi sekarang bukan lagi melawan penjajahan fisik, melainkan menjaga arah bangsa di tengah dunia yang terus bergerak cepat.

Dan di era digital seperti sekarang, menjaga generasi muda berarti menjaga masa depan Indonesia itu sendiri.

- Advertisement -

Artikel Terkait :

Artikel Terkait :

- Advertisment -

Trending

Sponsor

#Taggar Trending

- Advertisment -